BERZINAH DENGAN MATA

MENGETAHUI LEBIH JAUH TENTANG PERZINAHAN

Requested by Nanda & Ari

Posting by request kali ini membahas topik yang sangat menarik yaitu tentang berzinah. Thanks to Nanda dan Ari yang udah request. Yang minta posting cewe dan cowo, jadi lengkap. Yuk kita bahas.

“Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.” (Yesus- Mat 5:27-29)

Mengenai perzinahan, aku sering berdoa, “Ya Tuhan, John Jeshurun mau jadi anak baik, yang menyenangkan hati Tuhan, penurut dan ga bandel”. Doa yang sederhana yang seperti jeritan anak kecil ini sering kali membuatku insyaf. Jadi, saat John yang sederhana dan cinta Tuhan ini, pergi ke mal atau pusat keramaian maka imannya pun diuji. Cintanya kepada Tuhanpun diuji. John melangkahkan kakinya seperti orang biasa, ta terlihat seperti layaknya pendeta. John tidak buta, layaknya pria manapun, dia tahu membedakan mana yang cantik, mana yang seksi dan mana yang putih bersih. Namun lebih dari itu semua, John lebih dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna. Demikian juga halnya dalam menonton film atau main internet. John akan selalu menjadi anak baik dan penurut. John selalu belajar menyenangkan hati Bapanya. Indahnya, setiap hari John bisa menikmati persekutuan yang intim dengan Allah. John berkata tegas, “Jika ada yang harus dipertahankan habis-habian dalam hidupku dan tidak bisa diambil siapapun juga, itu adalah persekutuan dengan Tuhanku!”

Persekutuan dengan Tuhan adalah awal dari segalanya. Itu pulalah yang membuat kita jauh dari dosa perzinahan. Kita ga bisa jadi suci dari diri sendiri. Kita menjadi suci oleh karena persekutuan dengan Tuhan. Daud berkata, “Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakukannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu.” Persekutuan yang benar, mengenal kehendak Tuhan, bersatunya dengan-Nya setiap hari membuat kita luput dari dosa.

 

BERZINAH DIMULAI DARI HATI

Dulu waktu masih kecil, kita sudah familiar dengan Hukum Taurat ke-7 yaitu “Jangan Engkau Berzinah”. Apakah definisi berzinah itu? Zinah (adultery) yang juga sama dengan percabulan (fornication) adalah perbuatan sex yang dilakukan di luar pernikahan. Seks adalah anugerah Tuhan yang luar biasa yang patut kita syukuri. Seks merupakan salah satu hal yang penting dalam pernikahan. Namun demikian, segala perbuatan seks (sex actions) yang dilakukan di luar pernikahan adalah perzinahan. Yah, itulah perzinahan. Dear guys, Yesus membuat suatu standar mengenai perzinahan-ini yang mau kita bahas, marilah kita lanjutkan.

Yesus datang menyempurnakan Hukum Taurat. Mengenai perzinahan, Yesus mengatakan bahwa perzinahan tidak hanya mengacu pada perbuatan (action) semata, melainkan niat & motif (intention & motive). “Apabila seseorang memandang perempuan dan menginginkannya, dia sudah berzinah di dalam hati.” Every sin start from heart, jadi ini masalah niat dan motif. Jika seorang pria memandang wanita dan timbul nafsu birahinya maka itu sudah sama dengan berzinah. Sama juga kasusnya jika wanita memandang pria, punya niat dan motif seksual terhadap pria, maka itu juga sama dengan berzinah.

Jadi orang bisa berzinah semata-mata karena ada motif atau niat. Itulah intinya perzinahan, ga perlu menunggu sampai ke tempat tidur. Itu standar orang benar! Maybe ada yang berkata, bukankah hampir setiap manusia punya hasrat seksual, bukan itu suatu yang normal? Ya, benar! Bahkan Allah sendirilah yang mendesainnya. Itu hal yang normal. Yang abnormal adalah seks diluar pernikahan. Dan Allah sama sekali menentangnya. Allah tidak pernah mentolerir semua aktivitas seksual di luar pernikahan. Dorongan seks hanya untuk suami istri, bukan untuk yang lain.

 

PRIA DAN HASRAT SEKSUALNYA

Para pria, memang lebih mudah terdorong secara seksual. Pria punya titik lemah, yaitu matanya. Makanya ada istilah mata keranjang. Yesus tahu banget mengenai hal ini. Dengarkan dan catat baik-baik, semua pria Kristen yang ingin tetap berkenan kepada Tuhan harus memelihara matanya seumur hidup. Kita ga bisa melarang para wanita untuk berpakaian yang seksi, yang harus dijaga adalah mata kita. Ya, itu ujian seumur hidup. Kalo, kita sadar, maka kita ga bakalan jadi mangsa Iblis dan berkubang dalam dosa perzinahan. Ingatlah jika seorang pria memandang wanita dan timbul nafsu birahinya maka itu sudah sama dengan berzinah. Itulah standar kita!

Memandang wanita dengan hasrat seksual itu sudah berzinah. Pria dengan keterikatan seksual selalu memandang wanita sebagai obyek seksual. Ini masalah kebiasaan. Pandanglah wanita dengan hormat, apalagi kita para pria juga dilahirkan dari rahim wanita. Kita hidup di tengah dunia yang sedang lenyap dengan segala keinginannya, yang berkata, “Halah, melihat body cewe seksi itu tanda pria normal lagi, liat yang bening dan seger-segar malah baik buat cuci mata”. Itu bukan normal, itu latihan berzinah namanya. Melihat gambar-gambar porno apalagi. Jangan mau ditipu. Yah, ini masalah pilihan dan kebiasaan. Kita harus keluar dari kumpulan ‘pria normal’ dan perlu cuci otak. Buang semua. Jadi anak Tuhan jangan tanggung-tanggung. Tunjukkan kalo kita mengasihi Tuhan dengan melakukan firman-Nya.

Kita tidak bisa beribadah sambil berzinah. Yesus melanjutkan, “Jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.” Ayat ini tegas berkata bahwa kalo anak Tuhan ga lepas dari dosa perzinahan suatu saat dicampakkan juga ke neraka. Walaupun dia sudah melayani, menjadi pendeta bertahun-tahun, aktivis gereja, memberi sumbangan, menolong orang dan segudang aktivitas kemanusiaan. Dosa tetap dosa. Kalo seorang sudah kotor kena debu dan lumpur, harusnya mandi (bertobat) membersihkan diri bukan menutupi dengan pakaian indah(perbuatan baik). Dosa tetap dosa, mungkin di hadapan manusia bisa ditutupi, tapi tidak di hadapan Tuhan. Dan dosa zinah lebih kepada motif dan niat bukan sekadar perbuatannya.

Mata penuh nafsu adalah salah satu penghalang kita untuk maju dalam Tuhan. Kenapa ada orang ga maju-maju dalam Tuhan, salah satunya adalah karena keinginan mata. Menjaga hati tetap berkenan sama Tuhan adalah dengan menjaga mata. Biarlah mata kita selalu tertuju kepada hal-hal yang menyenangkan Tuhan. Kalo mata kita benar maka hati kita benar. Jika hati kita benar, setiap saat kita bisa masuk hadirat Tuhan dan menikmati kasihnya. Ketahuilah kita ga kuat, ada waktunya kedagingan yang ada di dalam tubuh manusia ini berontak dan ingin melakukan keinginannya. Tinggal dalam hadirat Tuhan adalah proses mematikan keinginan daging.

Keluar dari topik sebentar. Tahu ga, sebuah gereja bertumbuh atau tidak itu bisa diketahui dari persekutuan youth atau kaum mudanya. Artinya jika kaum mudanya hidup, berarti itu gereja bertumbuh. Gereja yang hidup adalah gereja yang kaum mudanya aktif. Gereja yang persekutuannya kaum mudanya timbul tenggelam adalah gereja yang tidur. Yah, itu bener dan udah dibuktikan. Tapi lewat posting ini aku mau nambahkan satu tanda lagi. Menurut penelitianku, tanda gereja yang bertumbuh, bahwa selain kaum mudanya hidup, kaum prianya juga menyala-nyala melayani Tuhan. Aku pernah nemu suatu gereja yang kaum mudanya memang aktif, tapi 90% wanita semua, something is wrong here! Aku juga pernah datang dalam ibadah di mana barisan bangku tengah ampe depan yang duduk wanita semua, sementara prianya ngumpet di belakang. Ada apa dengan para pria ini? Mereka kehilangan kejantanannya. Ironis, di luar mereka berlaku agresif dan sepertinya menguasai pergaulan, tapi di dalam gereja mereka bersembunyi. Kaum pria adalah kunci terobosan pertumbuhan gereja. Jika prianya benar, maka gereja bertumbuh dengan baik. Kita harus malu dengan saudara tetangga kita, saat beribadah semua pria (head of the family, imam) berada di barisan depan sementara wanita berada di barisan belakang (penolong, supporter). Plus, kalo kamu punya hati, lihatlah kaum wanitanya yang sungguh menaruh hormat di rumah Tuhan dengan menjaga kesopanannya.

Pornografi adalah satu jerat yang membuat kaum pria di gereja menjadi mandul. Iblis tahu bahwa kaum pria adalah kunci kegerakan. Makanya para pria dibuat suam-suam kuku. Kehidupan rohani yang suam-suam kuku adalah membuat mereka masih hidup di dua jenis alam mirip amphibi. Satu sisi mereka tahu yang mereka lakukan itu salah, jadi pergi ke gereja adalah sebagai penyeimbangnya. Wah, gawat. Kita ga bisa mengabdi kepada dua tuan. Kalau ga mau bertobat, mending tinggalkan gereja! Hare gene mau hidup di dua jenis alam. Harus panas, atau dingin. Jangan suam-suam kuku! Kalo mau lihat hal-hal besar terjadi di gereja, maka harus radikal! Tuhan aja mau turun dari sorga dan jadi manusia bahkan sampai mati di kayu salib—karena kasih-Nya yang radikal bagi kita. That’s His passion! Akankah kita membalas cinta dan cemburu-Nya dengan sikap suam-suam kuku? Kalo ga radikal, maka jangan mimpi pornografi angkat kaki dari gereja.

Dosa seksual bagi pria terutama masuk lewat mata. Karena itu penting mencegah masuk hal-hal kotor lewat mata. Pandanglah hal-hal yang baik. Jaga pikiran tetap bener. Jika tergelincir dan jatuh, jangan sampai berkubang menikmati dosa. Kalo kita terbakar dan menyala-nyala bagi Tuhan kita tentunya membenci dosa. Apabila seekor burung boleh hinggap di kepala kita, tinggal usir saja, jangan pula biarkan bersarang. Demikian juga, setiap pikiran seksual yang terlintas harus segera dibuang, tanpa pikir panjang, agar tidak ‘bersarang’ di dalam otak kita. Semua orang pernah terjatuh, semua orang pernah lemah. Namun bagaimanapun parahnya kita jatuh, harus mau bangkit. Betapapun kita tergelincir, jangan mau berkubang. Biasanya orang yang terikat percabulan susah lepasnya. Namanya juga terjerat, ketagihan, kecanduan, keterikatan. Itu hal sulit. Kalo orang jatuh tergelincir, tentunya bisa bangkit. Bagaimana dengan orang yang terjerat? Butuh orang lain untuk melepaskannya bukan? Itulah fungsinya saudara-saudara lain. Saran terbaik adalah, menjadi terbuka dengan kakak rohani atau gembala.

Kita perlu lari dari godaan sejauh mungkin, demi menyelamatkan diri kita sendiri. Aku membaca bahwa Yonggi Cho, gembala gereja dengan jemaat terbesar di dunia, seringkali tidak bepergian sendirian, dia membawa teman untuk menjaganya di perjalanan. How clever, isn’t it? John C. Maxwell salah satu tokoh favoritku, saat merasa godaan seksual mulai datang, ia langsung terbuka kepada Margareth istrinya, supaya selalu menjaganya. Beberapa hamba Tuhan yang diundang berkhotbah ke luar kota, sebelum menginap di hotel meminta pihak hotel untuk menyingkirkan TV dari kamar, semua ini adalah itikad untuk ‘mencungkil’ mata. Bahkan aku menemukan hamba Tuhan yang saat diundang ke luar kota, meminta menginap di rumah gembala yang mengudangnya.

Billy Graham berkata, “Setan mengambil 75% dari orang-orang terbaik Allah melalui pencobaan seksual.” Itu sebabnya kita ga bisa main-main dengan godaan. Lari dari godaan sejauh mungkin. Kamu ga kuper atau ketinggalan zaman kok, karena Allahmu adalah Allah atas segala zaman. Jangan malu untuk bersikap radikal. Dua tahun lalu, saat memasang TV kabel di rumahku, aku sudah membaca semua tema channelnya. Ternyata ada channel FTV yang isinya tentang fashion shows dan modeling. Ga ada yang salah dengan itu, hanya saja sekitar tiga tahun lalu saat nginep di hotel aku baru tahu bahwa ternyata nih TV isinya menjual keseksian dan kevulgaran. Di situ baru tahu tentang FTV. Dan itu bahaya banget. Sebelum menyetujui berlangganan, aku menelpon pihak TV kabel untuk menghapus chanel tersebut. Ternyata kata mereka ga bisa, jadi aku mengatakan bahwa batal berlangganan. Mereka bilang ada setelan untuk membuat password kategori umur. Aku bilang tetap aja, ini bukan masalah umur, tapi niat kita untuk menjauhi pencobaan seksual. Mereka akhirnya mengirim seorang teknisi dan mengatur setelan dan membuat password yang tidak diketahui pelanggan. Akupun puas, karena FTV selamanya jadi ‘disable’ bahkan beberapa film dengan kategori ‘R’ pun menjadi disable.

Kalo kamu ga radikal bagi Tuhan, tidak akan ada hal yang besar yang bakal terjadi dalam hidupmu. Sebelum hal-hal besar yang besar terjadi di gereja, Allah selalu menguduskan umat-Nya terlebih dahulu. Di sinilah pentingnya pelayanan profetik. Gembala yang profetik, mengetahui isi hati Allah terhadap gereja saat itu dan membawa umat dalam pertobatan kepada Tuhan.

 

WANITA DAN HASRAT SEKSUALNYA

Kita bahas mengenai wanita sekarang. Kalo pria titik lemahnya adalah mata, apakah titik lemah dari wanita? Sungguhpun wanita punya keinginan mata dan ketertarikan terhadap lawan jenis secara fisik, wanita jatuh dalam pencobaan lebih sering karena telinganya. Sungguhpun demikian, jika pria punya sepasang mata, maka wanita sepertinya punya dua pasang mata. Sepasang mata lagi ‘invinsible’-itu ibarat spion. Artinya apa, jika seorang wanita melirik seorang pria maka pria tersebut hanya mengetahuinya jika berhadapan saja. Berbeda seandainya pria yang melirik wanita, maka wanita bisa mengetahuinya, bahkan saat membelakanginya. Banyak dari kita percaya, bahwa aktivitas lirik-melirik alias cuci mata misalnya saat pergi ke mal adalah urusan kaum pria semata, itu salah. Wanita sebetulnya lebih hebat, berbekal sepasang spion, seorang wanita bisa melirik cowo cakep bahkan sambil ngobrol ama teman atau sambil shopping pakaian misalnya. Tentunya ini ga bisa dilakukan seorang pria, mereka selalu tertangkap basah jika melirik, apalagi yang punya mata jelalatan, sudah pasti ketahuan. Berarti kesimpulannya wanita lebih jelalatan dong karena punya empat mata. Tidak sama sekali. Spion ‘build in’ made in heaven yang ada pada wanita, berfungsi hanya sebagai ‘alert’-untuk menjaga dirinya. Ibarat kehidupan liar di Afrika, maka spion yang sama juga dimiliki oleh hewan-hewan lemah untuk melindunginya dari ancaman pemangsa atau predator.

Nah, pertanyaan yang harus diajukan adalah, apakah seorang wanita dapat berzinah lewat matanya sebagaimana halnya pria? Jawabannya tentu saja bisa. Cek di alkitab. Ada tertulis, “Selang beberapa lama istri Potifar memandang Yusuf dengan birahi…” hal selanjutnya dikatakan, “Mari bercinta denganku.” Semua itu dimulai dengan memandang, dosa mulai masuk dan timbullah keinginan yang kuat untuk berzinah. Jika keinginan ini semakin kuat, maka wanitapun kehilangan akal sehatnya. Istri Potifar akhirnya berusaha memperkosa Yusuf. Jika seorang wanita dari zaman baholak bisa begitu, maka wanita sekarang juga bisa. Zaman boleh berganti, roh zinah tetap sama. Walau, bisa memandang dengan birahi, kelemahan para wanita adalah di telinganya.

Iblis bahkan tahu wanita itu lemah pada bagian telinganya. Itu sebabnya sejak awal, Iblis datang menggoda Hawa dan membisikkan hal-hal dusta di telinganya. Wanita lebih gampang tertarik dengan pujian dan rayuan. Kasih contoh, misalnya saat seorang pria memuji salah seorang teman wanitanya dan berkata, “Wah, rambutmu tambah bagus ya?!”. Maka, sikap awal, si wanita biasanya cuek, tapi abis itu bolak-balik beberapa kali ke toilet mencari cermin. Oh ya, cermin itu sahabat para wanita. Jika ada mal yang toiletnya ga ada cerminnya maka bagi wanita itu adalah pelanggaran HAM berat. Ternyata perkataan pujian dari seorang pria punya efek yang lebih kuat ketimbang pujian yang sama dari 5 orang wanita.

Pujian itu penting bagi wanita, tapi hanya untuk suami istri. Karena itu rayuan pulau kelapa itu bahasa wajib para suami Kristen terhadap istrinya. Aku malah membeli buku “tips merayu Istri”. Orang yang takut akan Tuhan justru penuh pujian dan rayuan terhadap istrinya. Mereka memperlakukan pasangannya layaknya permaisuri. Bahkan tentang masalah memuji ini sampai ada tercatat di alkitab, yaitu buku Kidung Agung. Bagaimana istri yang ga kesayat hatinya, saat di gereja sang suami memuji betapa bagusnya pakaian wanita lain di depan istrinya pula, sementara istrinya susah mengingat kapan terakhir kali suami memuji penampilannya. Btw, tahu ga kenapa dikasih nama Kidung Agung? Karena nyanyian terbaik yang bisa kita berikan adalah kepada istri kita dan pujian terindah adalah kepada pasangan kita. Demikianlah Tuhan Yesus mengasihi kita umat-Nya selaku calon istri-Nya!

Kalo pujian penting bagi wanita, maka kecantikan dan keseksian penting bagi Pria. SEXY ITU GA DOSA, itulah yang pernah aku tulis, yang menyatakan bahwa setiap harus berpenampilan menarik dan seksi di depan suaminya-itu adalah ibadah yang berkenan kepada Tuhan. Tahukan, wanita sering dianggap sebagai objek seksual dan dieksploitasi lagi. Liat aja iklan di TV yang pake model wanita cantik dan seksi. Bagi dunia, keseksian itu dijual. Tapi jangan takut, suami yang cinta Tuhan ga akan berpaling kepada keseksian yang ditawarkan dunia, saat di rumah ada yang lebih menggairahkan dan tentunya halal! Persoalannya terkadang, wanita dandan rapi dan cantik saat mau keluar rumah demi orang lain, sementara di rumah saat bersama suami hmm, gimana gitu. Memang dandan saat keluar itu perlu namun sama pentingnya juga berpenampilan tetap cantik di hadapan suami tercinta. Istri yang takut akan Tuhan selalu dianugerahkan kecantikan ilahi dan ia akan selalu dipuji-puji suaminya (Nyanyian Agung) dari ujung rambut sampai ujung kaki.

Ya, demikianlah sebuah posting tentang bagaimana luput dari perzinahan. Ingat, pandanglah hal-hal yang baik. Tahun Ibrani 5770 yang dimulai September 2009 lalu disebut sebagai tahun Ayin. Disebut juga sebagai “Mata Tuhan yang Memandang”. Ini waktunya mata Tuhan tertuju kepada kita. Ini juga berarti tahun melihat, memandang dan mengalami segala kemuliaan Tuhan. Karena itu mari kita berikan mata kita, penglihatan dan fokus kita hanya kepada jalan-jalan-Nya. Sekali lagi, ingatlah kalo kamu ga radikal bagi Tuhan, tidak akan ada hal yang besar yang bakal terjadi dalam hidupmu. Sebelum hal-hal yang besar terjadi di gereja, Allah selalu menguduskan umat-Nya terlebih dahulu. Karena itu, jadilah radikal dalam imanmu dan dalam perbuatanmu (kekudusanmu).

In God’s Holiness,

John Jeshurun

KIAMAT 2012

MEMAHAMI TANDA UTAMA AKHIR DUNIA

2012oMy lovely wife and me nonton film ‘2012’ tadi malam. Sampai di rumah, my wife ask permission to pray dan langsung berdoa selama kurang lebih sejam. Yup, jarang-jarang abis nonton movie langsung berdoa, that’s for the first time baginya. Tapi itulah, prinsip kami, kalo Tuhan mendorong berdoa, jangan tahan-tahan. Sebenarnya, beberapa kali dia menangis selama film berlangsung, Tuhan mendorongnya untuk kembali berdoa di kamar. Abis doa dia bilang, ga nyangka aja kalo kiamat kayak gitu jadinya, sedih banget melihat bumi hancur. Jadi, dia kembali bertobat, mencari wajah Tuhan dan memohon belas kasihan-Nya atas bumi ini. Lalu kamipun kembali berdiskusi mengenai film tersebut.

Filmnya 2012 memang seru dan bikin merinding. Sungguh menggugah melihat jalan-jalan Los Angeles dan Las Vegas terbelah, gempa besar terjadi-gedung-gedung hancur, perut bumi mengeluarkan ledakan lava dan akhirnya datanglah great Tsunami. Semua seperti beneran, canggih banget efeknya. Membuat kita terhanyut. Baru inilah, buat pertama kalinya aku nonton film sambil berdoa. Ga bisa tidak, walau cuman film, melihat disaster kayak gini, membuat aku dilingkupi roh doa. Emang ngeri banget kehancuran bumi dilukiskan. Penonton pasti dibuat tercengang. Walau demikian, sutradara film ini masih baik hati juga menyelipkan banyak humor di dalamnya. Ga terasa 2.5 jam berlalu dalam sekejap. Itu artinya, the director is a great communicator-he knows how to communicate with the audience.

2012a

Bagi yang udah nonton, mungkin penilaian masing-masing berbeda. Tapi menurutku, film ini layak diberi 3 jempol (tambah jempol kaki..he..he). Ga menyangka ternyata lebih hebat dari trailernya. Pantas aja biaya pembuatannya sama dengan budget film terlaris sepanjang masa, Titanic. Film 2012 ini, menggambarkan suatu bencana yang terjadi pada 21 Desember 2012, di mana seluruh dunia digoncang hebat sama gempa bumi yang sangking dahsyatnya sampai mengeluarkan lahar panas dari perut bumi. Lapisan kerak bumi retak, ga ada lagi yang menahan dataran sehingga seluruh bangunan hancur total bahkan ada patahan yang besar terjun bebas ke laut. Gempa yang besar ini kemudian menimbulkan great Tsunami yang akhirnya meluluhlantahkan seluruh benua dalam waktu bersamaan. Seluruh bumi akhirnya ditutupi air dan gelap gulita.

Ada beberapa program penyelamatan dilakukan yaitu dengan membangun beberapa bahtera besar yang isinya hanya untuk para pemimpin negara dan para milyuner yang mampu membeli tiketnya. Dalam bahtera juga terdapat hewan-hewan, yang diselamatkan, mirip cerita Nabi Nuh. Orang yang berada dalam bahtera akhirnya selamat. Sambil menunggu air surut berminggu-minggu, bahtera berjalan menuju Afrika Selatan, suatu tempat yang kering, untuk memulai suatu peradaban yang baru. Dimulainya suatu era yang baru (New Beginning) yaitu pada Januari 0001 (tahun 2013 direset kembali). Yah, sebuah film yang bagus.

2012cKali ini kita mau bahas tentang kiamat. Benerkah kiamat terjadi pada tanggal 21 Desember 2012 seperti di film ‘2012’? Kalo aku peribadi ditanya, tentu saja jawabannya tidak. Film 2012 hanyalah Science fiction Movie. Buatan manusia belaka, Nonbiblical dan juga bukan film profetik. Walau demikian, film ini cukup berhasil mempertontonkan kepada dunia gambaran kiamat dan kehancuran dunia. Itulah yang menjadi penarik dalam film ini, makanya film ini laris bener di seluruh dunia. Setiap agama-setiap manusia yang percaya akan adanya Tuhan, percaya sama yang namanya kiamat. Bahkan ga sedikit yang percaya bahwa itu akan terjadi pada 21 Desember 2012.

Melihat kota-kota dengan segala kemegahannya akhirnya hancur luluh lantak membuat tentunya membuat hati kita menangis. Apalagi bagi anak Tuhan yang tinggal di Los Angeles (kota bejat) dan Las Vegas (kota judi) yang akhirnya hancur seperti yang diperlihatkan dalam film 2012. Ini film wajib bagi para pendoa syafaat di seluruh dunia, terlebih lagi bagi mereka yang tinggal di kota-kota yang hancur dalam film tersebut. Jika kita punya hati, kita tahu apa yang harus dilakukan. Bagaimana mungkin Allah memukul suatu kota, jika didapati cukup orang benar di sana. Jangan salah, betapa bejatnya pun suatu kota, tetap saja Tuhan mengasihinya terlebih jika ada orang benar di sana.

Setiap hari aku menyempatkan berdoa untuk kota, tempat aku menetap. Melepas berkat di jalan-jalan utama, mendobrak di alam roh segala kubu-kubu yang telah dibangun musuh selama berabad-abad. Selain karena kerinduan hati, itu juga perintah Tuhan yang telah aku lakukan sejak tahun 2000. Di dalam jemaat, kami pernah mendapatkan suatu nubuatan selama setengah jam yang intinya dikatakan bahwa tahun 2000 ke atas akan banyak terjadi bencana besar di Indonesia. Itulah saatnya kami berdoa gencar untuk kota-kota. Jangan egois. Mungkin kita tidak akan melihat hasilnya, namun kita melakukan semua ini demi generasi selanjutnya.

2012g21 Desember 2012 adalah salah satu tanggal yang paling dinanti umat manusia. Katanya tanggal kiamat, benarkah demikian? Aku kembali tersenyum. Dalam hati pengen banget melakukan riset. Enak kalo jadi seorang John C. Maxwel, karena dia punya tim riset, kalo aku kerja sendirian sampai dini hari. 10 tahun yang lalu, waktu kita memasuki milenium baru tahun 2000, aku cukup intesif melakukan riset, ya tentang kiamat. Dulu katanya kiamat mau terjadi tahun 2000. Di sana-sini, desas-desus bakal mau kiamat, apalagi di gereja. Jadi aku menghabiskan berjam-jam bolak-balik baca kitab Wahyu dan beli beberapa buku tafsir kitab wahyu. Baca ensiklopedi alkitab. Tempelkan sebuah peta zaman yang gede di kamar tidur, sambil mempelajarinya saat mau tidur. Browsing internet dan fotocopy beberapa naskah bagus tentang pengangkatan. Apalagi aku punya karakteristik yang mirip Sherlock Holmes atau tokoh Dana Scully dalam film X-Files. Kalo bukan panggilan Tuhan untuk jadi pendeta, mungkin aku sudah jadi detektif swasta…ha..ha..

Sekarang ini aku hanya fokus pada penggembalaan. Itulah topik risetku yang utama. Kita harus melepas beberapa bidang yang baik dari kita dan mengarahkan bidang terbaik kita saja. Rahasia ini sudah kutemukan saat membeli buku 21 Irrefutable Laws of Leadership tanggal 6 Juni 2001 lalu. Kalo orang nanya nantinya apa bidang terbaikku maka jawabannya cuma satu: penggembalaan. Karena itu sejak lama aku telah mengumpulkan sebanyak-banyaknya sumber mengenai gereja dan penggembalaan. Yah, aku bisa main musik dan bisa mengarang lagu, bisa menggambar dan mendecor.  Namun aku hanya mengasah kemampuan lain yang mendukung visi dan panggilan hidupku sebagai gembala. Kita harus mau melepas hal-hal yang baik demi hal-hal yang lebih besar lagi. Kita harus berpindah dari good to great! Kenapa orang menjadi besar, salah satunya adalah karena fokus. Orang yang melakukan banyak hal, akhirnya akan mati sebagai orang yang rata-rata.

Kita kembali kepada kiamat. Silahkan tanya sama pemimpin di gerejamu. Diskusikan saja. Tentu saja tidak ada seorangpun yang mengetahui waktunya. Masakan film Hollywood tahu kapan kiamat? Lucu juga kalo ada anak Tuhan yang mempercayainya. Seharusnya rahasia mengenai kiamat dipegang oleh kita sebagai murid Tuhan. Kita sebagai orang percaya akan mengetahui tanda-tandanya. Jadi sebetulnya ga perlu riset yang mendalam. Cukup rajin baca alkitab, berdoa dan mendengar suara Tuhan. Kalo kita peka, kiamat itu masih lama lagi dan itu tidak bakal terjadi tahun 2012.

2012fKarena heboh kiamat muncul lagi, maka beberapa waktu yang lalu aku berdoa dan bertanya, “Apa yang menjadi tanda kalo waktunya sudah sangat dekat Tuhan? Kalo gempa sudah dari dulu ada. Kalo kepahitan dan kasih menjadi dingin juga dari jaman baholak sudah ada. Kalo soal kebejatan, Sodom dan Gomora juga lebih parah. Apa yang menjadi tandanya bahwa sudah sangat dekat Tuhan?” Aku mendengar Tuhan hanya mengucapkan sepatah kata, yaitu “IGNORANCE!” Itu saja. Bisa dibilang ignorance sama dengan cuek, mengabaikan, acuh ta acuh terhadap Tuhan. Itulah yang menjadi tanda utama kalo Tuhan mau datang. If the people on earth ignore the Gospel of the Lord, that’s the end of the world. Sampai seluruh dunia menerima Injil Kerajaan Allah, barulah tiba kesudahannya. Apabila ga ada lagi orang yang potensial menerima Injil Keselamatan, maka Game Over!

People with ignorance adalah orang-orang yang telah diberitakan Injil Keselamatan masih saja banyak alasan dan cuek. Mereka juga adalah tipe penunda-nunda. Apabila genap waktunya, mereka akan ditinggalkan, ta ada lagi kesempatan kedua.

“Sebab sebagaimana halnya pada zaman Nuh, demikian pula halnya pada kedatangan Anak Manusia” (Yesus, Mat 24:37)

nuhkapalWaktu Allah berencana akan memusnahkan seluruh isi bumi (kiamat) dengan air bah, Allah memberikan instruksi kepada Nuh untuk membuat sebuah kapal besar. Nuh adalah orang yang takut akan Tuhan-jenis orang yang langka waktu itu. Sementara semua orang telah berbuat dosa, Nuh hidup berkenan kepada Tuhan. Faktanya kapal besar itu dikerjakan selama 100 tahun, itu sudah cukup menunjukkan kemurahan Allah untuk menuntun manusia dalam pertobatan. Tapi nyatanya selama 100 tahun ga ada yang mau percaya bahwa banjir besar mau datang, bahkan, tentu saja mereka mengejek Nuh dan keluarga. That’s what I called ignorant people! Mereka sudah dibutakan dan tidak lagi punya nurani untuk mau mengenal jalan-jalan Tuhan.

Kiamat (banjir besar) akhirnya datang. Pintu bahtera telah ditutup, tidak ada lagi kesempatan, walaupun mereka meraung-raung dalam pertobatan. Sudah cukup waktunya 100 tahun untuk bertobat, tapi mereka sia-siakan berlalu begitu saja. Demikianlah, juga saat ini apabila orang-orang sudah tidak mau lagi percaya kepada Tuhan dan firman-Nya maka tibalah kesudahannya, seperti pada zaman Nuh.

Pertanyaan akhir, sebagai penutup posting kali ini. Apakah ini masanya time of ignorance? Apakah orang-orang cuek terhadap Allah yang mahakuasa dan Injil-Nya? Jawaban tidak, sama sekali tidak. Jadi, kiamat masih sungguh jauh dear friends! Justru, lihatlah sekelilingmu, begitu banyaknya jiwa-jiwa yang ingin mendengar Injil Keselamatan dan betapa banyaknya orang saat ini yang mau masuk ‘bahtera Nuh’ (=hidup dalam Tuhan). Tinggal lagi, siapa yang akan memberitakan-Nya? Tuaian banyak, tapi perkerja sedikit. Aku bisa melihatnya, bahkan orang-orang Mesir dan Asyur yang dulunya menjadi kekejian bagi Tuhanpun ga mau ignore, mereka akhirnya nanti menjadi umat Tuhan. Siapakah yang mau memberitakan Injil-Nya? Aku cuma bisa menangis tersedu-sedu sambil berucap: “Tuhan ini aku, utuslah aku!”

In his pastoring,

John Jeshurun

PELAJARAN MENEGUR

MEMAHAMI PRINSIP-PRINSIP MENEGUR

Requested by Nanda

frinshipPada posting sebelumnya kita sudah belajar prinsip penting dalam hal menghakimi. Kali ini kita bahas tentang pelajaran menegur. Ini sama pentingnya. Kekristenan bukanlah tentang kekudusan pribadi saja, melainkan juga tentang kebersamaan. Itu sebabnya kita perlu bersekutu sesama saudara dalam Tuhan. Aku sering mengatakan, bahwa persekutuan yang benar akan membawa kita kepada pertumbuhan progresif, semakin hari semakin indah dalam Tuhan. Sebaliknya persekutuan yang tidak menghasilkan pertumbuhan, sama sekali bukanlah persekutuan. Itu hanya ngumpul-ngumpul bersama plus ada ‘acara’ rohaninya.

Persekutuan yang benar itu ibarat besi menajamkan besi. Jadi ada interaksi. Cari di alkitab, kata ‘saling’. Itu bicara interaksi. Saling menguatkan, saling mendoakan, saling menasehati dan saling menegur. Hal-hal ini selalu menyertai perkumpulan jemaat yang benar. Teguran itu penting sekali. Mari kita lihat beberapa kebenaran berikut ini:

“Siapa mengindahkan didikan, menuju jalan kehidupan, tetapi siapa mengabaikan teguran, tersesat” (Amsal 10:17) “Siapa mencintai didikan, mencintai pengetahuan; tetapi siapa membenci teguran, adalah dungu” (Amsal 12:1) 

Waktu kita ditegur seseorang saudara dalam Tuhan, kalo kita peka, sebenarnya itu adalah suara Tuhan terhadap kita. Sahabat yang baik adalah orang yang mendoakan dan memberi teguran saat diperlukan. Teguran seorang sahabat itu sangatlah berharga.  Karena itu kita harus mau ditegur dan dinasehati. Ditegur oleh seorang saudara itu masih lebih baik daripada ditegur sama musibah. Justru, kebanyakan di antara kita akan lebih ingat kepada Saudara yang menegur dan ketimbang yang menjilat.

“Siapa menegur orang akan kemudian lebih disayangi dari pada orang yang menjilat” (Amsal 28:23)

frinship2Sedapat mungkin, tegurlah para sahabat-sahabat kita saja dahulu. Di sini awal pelajaran menegur. Mulai liat reaksinya. Sahabat aja kadang bisa sebel kalo ditegur bahkan salah-salah bisa sampai ga teguran seminggu, padahal sama-sama melayani. Belajar menegur, menasehati dan mulailah dari orang-orang terdekat dahulu. Kita dipanggil untuk menjadi penjaga dari saudara-saudara kita. Itu besar pahalanya kalo dilakukan dan ada hukuman juga jika kita mengabaikannya. Btw, ada kasus khusus, ini merupakan pengecualian, kita harus waspada. Misalnya kasus Ayub. Ada juga nantinya orang-orang yang di jemaat mengalami kejadian seperti Ayub. Maka, janganlah kita coba-coba menasehati ‘Ayub’, kurang kerjaan juga namanya tuh. Biarkan ‘Ayub’ diuji sama Tuhan, kita doakan supaya dia menang. Nasehati dan beri terguran kepada sahabat-sahabat yang mulai menyimpang, yang mulai cinta dunia, yang mulai jarang kebaktian dan sebagainya. Betapa senang tentunya apabila Saudara kita yang tersesat kembali bersama dalam persekutuan. Ini adalah hal yang sangat menyenangkan hati Tuhan.

Namun demikian, ternyata menegur orang itu tidaklah mudah. Kadang bisa disalahmengerti bahkan juga dibenci. Itu yang buat orang malas menegur orang lain.  Menegur itu mengandung resiko. Maksud kita baik, eh dianggap jahat. Padahal, di mata Tuhan, kalo kita melihat ada sesuatu yang salah dalam kehidupan saudara seiman dan kita tidak mencegahnya, itulah namanya kejahatan. Membiarkan orang jatuh dan berkubang dalam dosa itu hal jahat di mata Tuhan. Jadi terkadang, hal ini menjadi dilema bagi anak-anak Tuhan. Jadi apa yang harus dilakukan?

Lakukan saja bagian kita. Itulah yang harus dilakukan. Selanjutnya jika orang ga mau menerima teguran, ya ga papa, yang penting kita sudah lakukan bagian kita. Itulah yang Tuhan mau liat! Mereka trima atau tidak, itu urusan mereka, lakukan bagian kita, selebihnya serahkan sama Tuhan. Yang harus kita jaga adalah hati kita. Jangan sampai karena menegur dan orang itu ga mau dengar, lalu konflik terjadi dan kita menjadi marah sama Tuhan. Kita menjadi kehilangan fokus dan mundur secara rohani. Iblis bekerjanya selalu menabur benih pertikaian sesama saudara. Sudah saudara kita jatuh, Iblis ingin pula menjatuhkan kita, memberi beban rasa bersalah. Karena itu, jangan mau kehilangan arah, bersandar pada Tuhan. Di sinilah kita harus siap. Mari kita lanjutkan.

catdosHal yang penting dalam menegur orang lain adalah masalah cara. Mendapat teguran itu ga enak. Pada dasarnya ga ada manusia yang mau ditegur. Jadi di sini perlu hikmat. Teguran yang mau diberikan itu pada dasarnya benar, hanya saja caranya juga harus tepat. Menegur sembarangan terkadang bisa membuat orang jadi patah semangat dan mundur. Cara menegur itu bisa dipelajari, hanya saja terkadang kita ga sabaran, selalu berfokus pada hasil, hasil dan hasil. Sama seperti orang berdoa, selalu fokusnya jawaban doa, bukan pada kehendak Tuhan. Kita harus menyadari, terkadang yang Tuhan mau lihat prosesnya, itu yang terpenting. Lihat dua sisi pembentukan Tuhan. Tuhan mau menguji kita sekaligus juga mau menolong yang tersesat melalui kita. Melalui proses ini maka akan kelihatan aslinya kita. Don’t worry, justru bagian ini yang Tuhan mau poles, supaya kita semakin indah di hadapan Tuhan. Jadi belajarlah menegur yang baik.

Kita juga harus bersandar pada Roh Kudus dalam menegur. Supaya kita ga mengandalkan hikmat manusiawi. Nah, jika orang yang ditegur kembali kepada Tuhan, jangan sekali-kali bermegah dan memuji diri, itu semua karena kuasa Tuhan semata. Selanjutnya, ada orang-orang tertentu yang bertobat dari dosa-dosa perlu dikonseling. Jika kita mau belajar, silahkan saja. Namun jika dirasa perlu, jangan ragu minta minta bantuan dari kakak rohani atau pemimpin, khusunya yang punya karunia konseling. Jadi, tidak cukup hanya hanya doa pelepasan. Sebenernya, ga ada yang salah dengan doa pelepasan, masalahnya banyak pemimpin yang ga sabaran, dikit-dikit pake power, pake urapan, pake pelepasan. Padahal, doa yang berkuasa adalah doa yang sepakat. Sebelum seseorang terbuka hatinya dan mau curhat dan dipulihkan, tidak ada yang namanya doa pelepasan. Proses penting konseling adalah mendengar curhat, lalu hal kedua yang sama pentingnya dengan itu adalah bagaimana mentransfer firman Tuhan ke dalam hatinya (yang sudah terbuka) sehingga muncul iman dan kesehatian. Selanjut doa akan lebih mudah. Kalo sudah sepakat, berdoalah dan jangan ragu dan jangan tanggung-tanggung, gapai hadirat kemuliaan Tuhan, have a strong prayer! Doa bukanlah doa, sampai kemuliaan Tuhan turun. Strong prayer, not just loud! Maka pelepasan sejati pasti terjadi!

love3Lebih di atas semuanya, lebih di atas caranya, teguran harus diberikan dalam kasih. Kamu harus mengasihi orang terlebih dahulu sebelum menegurnya. Orang mau menerima terguran, sekalipun yang paling keras, itu karena mereka tahu bahwa kita mengasihi dia. Terima juga orang apa adanya dan perlihatkan bahwa kesalahan dan dosanya is no big deal, asal dia mau kembali. Sedapat mungkin janganlah menegur orang bawa alkitab sambil tunjukkan ayat, “Siapa membenci teguran adalah orang dungu!”. Kamu pasti akan disuruh pulang. Tunjukkan terlebih dahulu perhatian yang tulus dan bila perlu ga menegur sama sekali. Beri waktu supaya muncul keterbukaan, akan lebih mudah. Jika dia sudah kembali, ga perlu repot-repot menasehati. Cukuplah, yang penting dia sudah kembali kepada Tuhan, klaim kembali dan patahkan kuasa dosa, lepaskan kembali urapan Tuhan.

Terakhir, apabila segala cara telah dilakukan, jika memang saudara yang ditegur ga mau bertobat, maka usirlah dia. Wah, kok diusir. Mari kita lihat apa kata Tuhan.

“Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali. Jika ia tidak mendengarkan engkau, bawalah seorang atau dua orang lagi, supaya atas keterangan dua atau tiga orang saksi, perkara itu tidak disangsikan. Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat. Dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah atau seorang pemungut cukai” (-Yesus, Mat 18:15-17)

Kalo liat konteksnya ayat ini adalah penyelesaian konflik antara dua saudara. Namun, sebenernya ayat ini bisa juga dipakai dalam hal menegur dan membawa kembali orang dalam Tuhan. Yesus memberi kita urutan dalam hal menegur orang yang ga mau bertobat. Pertama, empat mata. Kemudian libatkan 2-3 orang saksi. Kalo ga mau juga, bawalah kepada rapat kepemimpinan jemaat. Jika orang itu da mau bertobat, usirlah orang itu! Ibarat bagian tubuh yang membusuk, orang yang memberontak harus diamputasi dari jemaat. Tuhan tahu, sedikit ragi akan mengkhamiri seluruh adonan. Jika ga ditindak tegas, ntar jemaat yang lain akan kena virus! Dosa di jemaat itu ibarat virus menular. Kasih yang sejati itu tegas, bukanlah kompromi terhadap dosa! Kita bisa bergaul dengan para pendosa, tapi jangan sekali-kali bergaul dengan orang Kristen yang katanya mengenal Tuhan tapi yang hidup dalam dosa. Paulus juga mengajarkan tentang hal ini (mari kita perhatikan seksama)

“Memang orang mendengar, bahwa ada percabulan di antara kamu, dan percabulan yang begitu rupa, seperti yang tidak terdapat sekalipun di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, yaitu bahwa ada orang yang hidup dengan isteri ayahnya. Sekalipun demikian kamu sombong. Tidakkah lebih patut kamu berdukacita dan menjauhkan orang yang melakukan hal itu dari tengah-tengah kamu? Orang itu harus kita serahkan dalam nama Tuhan Yesus kepada Iblis, sehingga binasa tubuhnya, agar rohnya diselamatkan pada hari Tuhan. Kemegahanmu tidak baik. Tidak tahukah kamu, bahwa sedikit ragi mengkhamiri seluruh adonan? Dalam suratku telah kutuliskan kepadamu, supaya kamu jangan bergaul dengan orang-orang cabul. Yang aku maksudkan bukanlah dengan semua orang cabul pada umumnya dari dunia ini atau dengan semua orang kikir dan penipu atau dengan semua penyembah berhala, karena jika demikian kamu harus meninggalkan dunia ini. Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul, kikir, penyembah berhala, pemfitnah, pemabuk atau penipu; dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama. Usirlah orang yang melakukan kejahatan dari tengah-tengah kamu. (-Paulus, I Korintus 5)

lostchldSaat seorang saudara yang telah diusir dari jemaat, maka tentunya dia akan kembali ke dunia. Ini masalah positioning, jangan sampe dia mengira dia dapat melakukan dosa dan secara bersamaan dapat menjadi umat Allah. Agar dia bisa lebih jelas melihat posisinya yang sekarang. Itu sama aja, dengan orang Kristen yang hangat-hangat kuku (setengah-setengah) yang akhirnya dimuntahkan Tuhan. Saat dia memposisikan sebagai orang yang tidak mengenal Allah, itu lebih baik. Sebab, suatu saat dia akan sadar saat mengetahui bahwa keadaannya tanpa Allah justru lebih menyekitkan dan makin hari makin memburuk. Iblis memang datang hanya untuk mencuri dan membunuh. Suatu saat, seperti perumpamaan tentang anak yang hilang, anugerah Allah akan menyentuh hatinya kembali dan kalo dia merespon, maka dia akan kembali dipulihkan. Memutuskan mendaftar kembali jadi anggota jemaat? Siapa takut! Kalo gereja yang lama ga mau menerima, itu adalah pertanda, bahwa Tuhan sudah siapkan yang lebih baik lagi.

Selamat belajar menegur dan menasehati satu sama lain. May God Bless u all!

In his pastoring,

John Jeshurun