PANGGILAN UTAMA SEORANG GEMBALA
“Pastoring is always ‘bout feeding the sheep” (John Jeshurun)
Menjadi seorang gembala. Wah, Ini panggilan yang paling istimewa! Ada kebenaran yang mendasari hal ini. Coba lihat di Alkitab, apa sih sebenarnya panggilan gembala itu?
He said to him the third time, “Simon, son of Jonah, do you love Me?” Peter was grieved because He said to him the third time, “Do you love Me?” And he said to Him, “Lord, You know all things; You know that I love You.” Jesus said to him, “Feed My sheep” (John 21:16)
Pesan yang terkenal ini ditulis di akhir kitab Yohanes. Ada 3 poin penting di sini:
- Ini pesan terakhir Yesus sebelum Dia ke Sorga, jadi penting sekali.
- Pesan ini disampaikan 3 kali-ini penegasan!
- Intinya adalah bahwa Yesus memanggil Petrus sebagai gembala.
Akhirnya, kita semua tahu, bahwa yang dipakai mengajar di hari Pentakosta adalah Petrus dan sejak saat itu jiwa-jiwa baru ditambahkan (Tuhan yang menambah!). Kalau kamu punya panggilan sebagai gembala, maka hal yang paling kamu sukai harusnya memberi makan jemaat (Feed My Sheep). Apakah itu Feed My Sheep? Nah lihat saja panggilan Yesus sebagai gembala di Alkitab:
Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan (feed) banyak hal kepada mereka (Mrk. 6:34).
So, jika kamu sudah jalan sebagai seorang gembala, mulai menjadi gembala, gembala kelompok Sel, pemimpin PA, kamu yang menyukai panggilan gembala atau kamu yang punya visi menjadi gembala. Check, apakah panggilan kamu di dasari 2 hal ini:
Do you love Jesus more than anything else? Do have compassion to the Sheep?
The action to answer to those 2 questions is the same: FEED THE SHEEP!
Panggilan utama seorang gembala adalah mengajar/memberikan makan rohani bagi jemaat.. Gembala memiliki belas kasihan kepada domba-domba dan memberi makan dan minum, mengobati yang terluka, membri istirahat (baca kelegaan), mengurus pertumbuhan mereka. Itulah panggilan seorang gembala.
Gembala memastikan jemaat bertumbuh dengan benar. Dan itu karena hasil persekutuan gembala yang erat dengan Tuhan. Gembala menjadi inspirasi bagi jemaat dalam hal mengasihi Tuhan. Jika ditanya siapa contoh orang yang paling mengasihi Tuhan dalam hidupnya, kamu tanpa pikir panjang akan menyebut nama Pastor kamu. Itu pasti!
Hidup ini penuh tekanan. Jangan sampai jemaat yang capek/letih malah ‘dibantai’ lagi di gereja (capee dee-ga heran pub, diskotik, bioskop sebagian isinya adalah jemaat Tuhan yg lagi stress he..he..). Bukankah gereja is the best place ever, to relax and refresh? Tuhan aja menyebutnya hari sabat (=Rest). Jujur aja, kadang Pastor di gereja pengen ini, pengen itu (dan bilang itu dari Tuhan, atau bilang ini harga yg harus dibayar), bikin program supaya jemaat ‘maju’. Apalagi karena jemaat tetangga sudah punya fasilitas ini, itu, maka semakin gusarlah si gembala. Itu bukanlah panggilan, mau tau apa namanya itu? Itu namanya: Ambisi! Nah perhatikan dan cermati baik-baik, biasanya tipe jemaatnya kering, ga menikmati persekutuan, no smiling faces. Penuh dengan ketaatan palsu, kerendahan hati palsu, jiwa hamba yang palsu. Harusnya, setiap kali beribadah kamu paling relax, paling enjoy, nikmati & selalu rasakan bahwa 1 hari di pelataran Tuhan memang lebih baik dari 1000 hari di tempat lain. Kamu kecap dan rasakan kebaikan Tuhan. Bukankah indah bersekutu bersama dalam hadirat Tuhan? Don’t know ‘bout you guys, but I always do!
Ataukah gerejamu adalah tempat yang paling membosankan? Tempat kamu semakin ditekan? Bahkan jadi tempat untuk tertidur selama jam firman? Tempat kamu ga bisa bebas, ga bisa menjadi diri sendiri and so…so? Apa seperti itu? Pastormu ga pernah feeding kamu (menjawab kebutuhan rohanimu)? Bahkan, maybe Pastormu ga kenal pribadi kamu? Pastor kayak gitu bukanlah seorang gembala, melainkan koordinator acara atau event organizer. Artinya person who in charge, orang yang ngurusin acara kebaktian. Targetnya biasanya adalah jumlah kehadiran dan memastikan acara berlangsung dengan baik, maka dia puas. Kalo kamu gembala seperti itu, maka Stop!!! You must feed the Sheep or resign!
Gembala yang mengerti panggilannya akan memastikan bahwa gereja adalah tempat orang bertemu Tuhan dan mendapat inspirasi. Memastikan tersedianya banyak makanan rohani. Saat keluar dari gereja, kamu akan dikuatkan (udah di-Feed, diberi makan), udah segar lagi (refresh). Masalah kamu memang belum ada jalan keluarnnya, tapi kamu sudah menang di dalam dirimu karena firman yang dilepaskan telah meresap ke hatimu. Itulah intinya menjadi orang Kristen. Siapa bilang menjadi anak Tuhan selalu dijawab doanya?
Gembala yang tahu panggilannya akan membangkitkan seluruh jemaatnya. Meneguhkan. Melepaskan jemaat kepada panggilan mereka masing-masing. Bayangkan kalo kamu punya gembala seperti itu. Setiap hari minggu adalah hari yang paling ditunggu. Paling exciting! Kamu mendapatkan kekuatan baru dan bisa menjadi saksi Tuhan yang efektif di manapun dia berada. Ujung-ujungnya, orang akan tanya kenapa kamu tampak begitu bersinar, kamu mendapatkan kesempatan untuk menceritakan Yesus. Karena hidupmu berpengaruh dan perkataanmu diurapi, maka orang menjadi percaya. Lalu teman barumu itu akhirnya berkata: “Aku bersukacita ketika dikatakan orang kepadaku mari kita pergi ke rumah Tuhan.” Pas diajak ke gerejamu, wow, dia menjadi takjub dan menjadi takut kepada Tuhan, lalu bilang, “Kapan ada babtisan lagi?
FEED your Sheep! Masalah jiwa-jiwa, Tuhan yang bawa, asal kamu bisa dipercaya. Remember: Semakin kamu bisa dipercaya, semakin banyak yang dipercayakan.
“Do you love Me?
Feed My Sheep!”
Jesus Bless You,
John Jeshurun
DIarsipkan di bawah: GEREJA, PANGGILAN, VISI & NUBUATAN | Ditandai: belas kasihan, domba, gembala, GEREJA, ibadah, impartasi, inspirasi, jemaat, jiwa baru, kebaktian, mengasihi Tuhan, menggembalakan, panggilan gembala, pastoring, pelayanan, PENGINJILAN, Tuhan Yesus, urapan, visi
[...] Menjadi gembala? Yang bener aja! Please, jangan takut dulu dengan judulnya. My dear friend, sebetulnya semua orang yang sudah percaya yang mau bertumbuh dewasa haruslah menjadi gembala. Pernah denger ayat ini kan, “Karena itu, pergilah jadikanlah semua bangsa murid-Ku…dstnya, tapi jangan cuman sampe di situ aja. Perhatikanlah bagian akhirnya, Tuhan Yesus memerintahkan: AJARLAH MEREKA MELAKUKAN SEGALA SESUATU YANG TELAH KUPERINTAHKAN KEPADAMU. Nah, bagian ini sama dengan menggembalakan. So, jangan cuman sepenggal-penggal. Penggembalaan juga terkandung dalam AMANAT AGUNG. Mau tau arti yang cukup sederhana tentang Gembala, silahkan baca posting: APA ITU MENJADI GEMBALA. [...]