JODOH Dari TUHAN

MENEMUKAN PASANGAN HIDUP DARI TUHAN

Temukan pasangan hidupmu! Bagi yang udah ketemu jodoh dari Tuhan, kuucapin selamat ya dan jadilah setia!  Menurutku, salah satu hal yang paling penting di gereja adalah pernikahan. Ada alasannya.

Perhatikan: Allah menciptakan manusia pertama bukan dari baby, bukan anak kecil,  bukan pula remaja (youth). Allah langsung menciptakan manusia dewasa.

Allah juga tidak membuat langsung buat gereja (baca posting Penyembah yang Benar). Allah juga tidak membuat 5 jawatan (Rasul, Nabi, Penginjil, Gembal dan Guru). Pada mulanya Allah hanya menciptakan sepasang Pria dan Wanita dewasa. Truzz, bisa saja Allah menciptakan manusia pertama langsung jadi 1000 manusia sekaligus. Tapi tidak! Allah memulai kehidupan di bumi dengan PERNIKAHAN. Jadi pernikahan itu sangat penting di mata Tuhan.

Menikah itu sekali seumur hidup, tentunya di atas segalanya kamu ingin minta peneguhan Tuhan. Nah, berikut ini adalah 10 peneguhan jawaban Tuhan jika kamu ingin menikahi seseorang:

1 Cinta yang dalam seakan dia adalah bagian dari dirimu yang hilang (Inilah tulang dari tulangku dan daging dari dagingku). Ini lebih dalam daripada romance. Perhatikan: cinta seperti ini adalah seperti kamu mencintai dirimu sendiri. Kamu mencintai dia apa adanya tanpa melihat latarbelakangnnya. Tanpa melihat rupanya. Si dia adalah merupakan bagian dari dirimu sendiri. Kamu sangat mencintainya. Inilah tanda paling penting, makanya dibikin di urutan pertama.

2 Peneguhan lewat kencan/pergaulan. Dalam hal ini Tuhan akan memberikan jawabannya jika hatimu peka. Kamu bisa lihat melalui kebiasaannya apakah bertentangan dengan firman Tuhan. Perhatikan: jangan pernah tertipu dengan rupa, jangan terbuai dengan romance dan jangan terpikat dengan janji. Kalo waktu pacaran saja tak mau berubah apalagi sesudah merrid. Mau berantam, it’s ok. Mau marah-marah, musuh-musuhan, ga masalah asal diselesaikan dan bertobat dalam Tuhan. Hasilnya jauh lebih indah. Justru kalo selama pacaran manis-manis aja maka bersiaplah pertengkaran akan muncul setelah. Hal yang paling penting di sini adalah keterbukaan. Dalam tahap ini ia akhirnya menjadi sahabatmu, kalo tidak hubungan ini gagal. Berapa lama sebaiknya pacaran? Ga ada batasannya, sampai dia akhirnya menyandang gelar ‘sahabat terbaikmu’. Kalo masih ada sahabatmu yang lebih baik dari dia, maka hubunganmu akan gagal. Menikahlah dengan sahabat terbaikmu! (Bikin Posting satu lagi nih buat jelasin tentang poin ini)

3 Peneguhan visi dan panggilan. Dia adalah orang yang mengerti panggilanmu, mendukungmu, memotivasi dan mau membayar harganya demi mencapainya karena itu adalah visinya juga. Jadi untuk menuju kesana ga sulit karena keduanya bisa berlari. Yang satu menopang, bukan menghalangi. Menguatkan bukan malah menjadi beban. Jika pacarmu yang sekarang rupawan tapi hatinya ga ngerti panggilan Allah dalam dirimu, tinggalkan dia dan Tuhan siapkan yang lebih baik. Karena ga mungkin pasangan dari Tuhan menjauhkan kita dari panggilan hidup kita.

4 Peneguhan dari Bapa rohani atau sahabat-sahabat rohanimu. Merekalah orang-orang yang peduli (bukan orang yang mengkritikmu diam-diam). Mereka yang jadi inspirasi kamu dalam hal mengasihi Tuhan. Mereka berdoa agar hidupmu berbahagia. Jadi pantas kamu tanyakan padanya.

5 Peneguhan orang tua. Orang tua biasanya Tuhan pake seluas-luasnya dengan hikmat dari Tuhan untuk meneguhkanmu, jadi jangan segan-segan bertanya pada mereka. Mereka tau yang terbaik bagimu. (Walau bagaimanapun orang tua di sini maksudnya adalah orang tua yang jelas-jelas sudah memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan)

6 Preference. Believe it or not! Tuhan tuh kasih jodoh yang sesuai dengan kesukaanmu. Preference mempertemukan kamu dengen orang yang kamu sukai dan dia juga menyukaimu. Misalnya sifat-sifat bawaan, misalnya kamu pengen banget sama cowok yang agak pendiam (Tuhan bisa kasih yg sperti itu lho). Bukan hanya itu, preference di sini termasuk physical appearance. Kamu pasti suka tampilan luar jodohmu  Waktu merrid bahkan sampai tuapun, kamu ga bosan memuji kekasihmu dari ujung rambut ampe ujung kaki (Biar ngerti baca kitab Kidung Agung).

7 Mimpi. Lebih jauh, baca Arti Mimpi

8 Suara Tuhan langsung (seperti Allah berbicara kepada Samuel atau Paulus

9 Perkataan Roh nubuat yang disampaikan orang lain (termasuk malaikat). Pesan Tuhan seperti ini bisa kamu dapatkan sebagai bonus atas doa puasamu. Atau bukan based on that , bisa karena kemurahan Tuhan semata (Memang Tuhan sangat murah hati). Jangan takut, ini bukan trade mark denominasi tertentu.

10 Tanda Gideon. Ini semacam isyarat ‘Yes’ or ‘No’ dari Tuhan. Gideon dulu pakai media, kalo “Yes” please bikin “begini” ya Tuhan, Kalo “No” bikin begitu. Yang ini paling sulit. Makanya aku bikin paling akhir. Jangan tanyakan padaku, mari kita tanya sama Gideon. Misalnya kalo kamu lagi suka sama seseorang dan minta tanda Gideon, dan bilang: “Kalo benar dia orangnya, biarlah Tuhan pada kebaktian minggu dia memakai baju warna pink”. Lalu pas ibadah minggu ternyata si dia pake baju biru…he…he. So, jangan ngotot. Kalo Tuhan tidak kasih tanda Gideon,  yah udah cek kembali 9 petunjuk di atas.  Btw, Ada yang pernah dapet jodoh pake tanda Gideon ga? Share dong…

Ada sepuluh peneguhan. Jadi kamu bisa uji dengan 2-3 peneguhan sudah cukup. Aku berdoa supaya kamu-kamu yang baca ini diberikan hikmat Tuhan untuk menemukan pasangan hidupmu-jodoh dari Tuhan. Yang terutama dari semua ini adalah supaya nama Tuhan dipermuliakan dalam setiap pernikahan di bumi ini.

 

 

May Jesus Blees You,

John Jeshurun

 

 

 

 

 

 

 
 
 

 

7 Tanggapan

  1. artikel ini bener2 sama persis seperti yang Tuhan ngomong ke gue lewat banyak pengalaman..
    meyakinkan gue bahwa pasangan hidup memang harus sahabat terbaik dalam hidup kita, dan partner untuk mencapai visi kita…

    .

  2. Yup..setuju bgt Felicia…Emang paling enak nikahi sahabat terbaik kita. Dialah soulmate, inspirator, motivator sekaligus team utk mengejar panggilan tertinggi dalam hidup kita!

    .

  3. gue pernah dengan tanda Gideon ternyata benar

    .

  4. Mengenai Physical performance, saya pikir itu gak terlalu
    prinsip, asal tidak jelek cukuplah. Toh ada juga yang seorang gadis cantik sempurna tetapi mau menikahi seorang pria yang memiliki cacat fisik, toh rumah tangga mereka bisa bahagia. Dulu sebelum menikahpun saya justru minta sama Tuhan, pria sederhana dan gak perlu tampan, meskipun toh pada akhirnya ternyata Tuhan memberikan saya seorang suami yang sangat tampan, atletis dan kelihatan berwibawa.
    Apa yang mau saya katakan disini bahwa bila kita menempatkan hal2 yang tidak prinsip dalam pemilihan teman hidup kita bisa kecewa sama Tuhan. Setelah menikah saya menemukan banyak kekurangan didalam pasangan teman hidup saya meskipun physical performancenya ‘ is the best’ .Tetapi mesikpun banyak kekurangan dan perbedaan, mengapa kami tetap saling mencintai, menghormati sebagai suami-istri meskipun berbagai cobaan dan godaan kerapkali mnerjang biduk rumah tangga kami. Apa yang membuat kami bisa melewati semua itu?
    Physical performance ???. Bukan!!. Yang paling prinsip dari semuanya adalah baik si laki-laiki maupun si wanita haruslah sama-sama dihadapan Tuhan secara pribadi adalah seorang takut akan Tuhan. Jikalau dia takut akan Tuhan, saya yakin dia pasti dewasa dalam berbagai hal dan tentunya tangguh dalam menghadapi berbagai hal pula.
    Seorang yang takut akan Tuhan pasti memiliki spiritual yang baik, punya relasi pribadi dengan Tuhan, dan tentunya pasti memiliki relasi yang baik dengan sesamanya; baik kepada kekasihnya, keluarganya, kekeluarga Calon Teman Hidupnya, di komunitas dimana dia tinggal, bekerja ataupun organisasinya. Karena Tuhan dia juga bisa menjaga emosi nya meskipun dia juga bisa marah (bukan marah2). Dan karena Tuhan juga dia memiliki karakter dan mentalitas yang cukup baik/stabil, dia mengerti tujuan hidupnya, dan tau persis mau kemana dia bawa bahtera kehidupannya.
    Dalam banyak hal dalam proses pengalaman hidup, saya melihat bahwa wanita/laki2 yang takut akan Tuhanlah yang berhasil keluar sebagai pemenang karena teruji dalam menghadapi berbagai masalah. Meskipun sama-sama saling mempunyai banyak kekurangan, tetapi berjiwa besar mengakui segala kelemahan diri dan berani menghadapi dan memperbaikinya, dengan satu tekad bahwa saya harus lebih baik dari kemarin supaya saya bisa menjadi berkat bagi calon teman hidup saya.
    Selain itu didalam takut akan Tuhan masalah iman, bukan lagi sekedar masalah ‘ yang penting seiman/seagama’, bukan itu tetapi juga melibatkan aspek soul; sehati, setujuan, sevisi.Mengapa sering banyak anak Tuhan terjebak dalam masalah ini??? karena prioritas 1 ditempatkan di no.2. Masalah phisycal performance kita ‘Prioritaskan’ di no.1, asal sudah keren/maco, OK deh.Toh dia sudah Kristen. Kita lupa bahwa kesehatian, setujuan dan sevisi didalam memandang tujuan hidup yang akan kita jalani untuk kemulian Tuhan, sumbernya adalah dari Tuhan sendiri, yang seharusnya sesuai dengan kehendak Tuhan. Akibatnya tanpa kita sadari kita bisa kecewa, bahkan menyalahkan Tuhan. “Dia Tuhan… yang kau jadikan dia sebagai pendampingku,… dialah yang membuat aku menjadi begini” (membuat aku tidak bisa full melayanimu, dlsbg). Apalagi kalau bukan “Lagu Lama” dari taman Eden, cipt. Adam

    .

  5. @Dona
    Thanks Bu, buat komennya.
    Terimaksih sudah berkunjung.
    May God bless your family.

    .

  6. aku sgt diberkati dg artikel ini, pas bgt aku sedang berdoa buat jodohku.. thanks ya… Menikah dg seseorg yg adalah sahabat terbaik kita…wah sgt menyenangkan…
    klo bisa kirimin donk artikel ini ke alamatku biar jd arsip pribadi…hehe.. thanks GBU

    .

  7. @Yhune
    Thanks sudah mampir ke blog Jeshurun. Kalo mau ambil arsip, silahkan copy paste saja, mudah bukan. Setuju, dalam banyak hal sahabatlah yang paling mengerti kita. Menikah dengan sahabat terbaik selain menyenangkan juga sungguh membantu kita mengejar visi dan panggilan Tuhan dalam hidup kita.

Tinggalkan Balasan