MELIHAT LEBIH JAUH FENOMENA BISNIS RAMALAN
Requested by: duniabanyumas
Jucelino Nobrega da Luz. Pernah mendengar nama ini? Dia adalah seorang peramal yang terkenal sekali dengan segala prediksinya yang konon diperoleh dari mimpi. Beberapa ramalannya di masa lalu konon telah terbukti kebenarannya. Namun, semua data keakuratan ramalan tersebut adalah palsu dan tidak otentik. Itu sama saja mengetahui lebih dulu sebuah peristiwa yang telah terjadi, membuat dokumen palsu dan mengatakan kepada semua orang, bahwa dia sudah mengetahuinya sebelum semua hal itu terjadi. Hanya orang bodoh saja yang bisa mempercainya. Lalu bagaimana dengan prediksinya terhadap bencana di masa mendatang, wah ini lebih lagi, sudah banyak yang ngawur. Semuanya palsu. Lalu ada apa dibalik motif Om Juce?
Sebenarnya ada banyak email berantai mengenai rentetan ramalan dari Jucelino. Ini strategi Om Juce. Paling males terima email atau sms forward yang ga jelas (please guys, check before you forward an email). Aku pribadi, menerima email tersebut pada sekitar bulan Juni tahun 2008 lalu. Isinya adalah tentang serangkaian hal-hal yang akan terjadi (beberapa di antaranya lengkap dengan tanggalnya peristiwanya). Isinya memang hal-hal yang mengerikan seperti musibah dan bencana. Banyak orang kembali mem-forward email tersebut dan beberapa blogger meng-copy lalu mem-post di blog mereka. Sehingga nama Jucelino menjadi sangat populer di internet.
So, tahun 2008 lalu, waktu hangat-hangatnya masalah ramalan Jucelino, aku pernah membuat riset kecil-kecilan untuk mencari tahu lebih dalam. Tapi sayangnya saat itu, karena beberapa ramalannya tidak terjadi, aku membatalkannya. Dalam benakku, ah, kurang kerjaan benar, just wasting my time. Ternyata dia seorang pembual, yang sedang berusaha untuk populeritas. Menurutku ada tiga alasan kenapa Juce membuat ramalan yang sensasional: uang, uang dan uang.
Awalnya aku berpikir, bahwa Jucelino adalah seorang yang tulus ingin memberikan peringatan kepada dunia melalui ‘bakat’ meramalnya ini. Semata-mata atas dasar kemanusiaan dan tanpa pamrih. Tapi ternyata, tidak juga. Dia adalah seorang ahli marketing. Dia mendapatkan banyak undangan untuk menjadi pembicara, penasehat rohani dan membuat beberapa buku best seller yang diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Berbagai media cetak, internet dan TV turut membantu menaikkan populeritasnya. Yah, tahu sama tahulah, berita fantastis seperti ramalan bencana kan emang tinggi ratingnya. Oh ya, bagi anda yang ingin mendapatkan penghasilan tambahan melalui internet, silahkan berkunjung ke websitenya, cari bagian paling bawah dan temukan sub judul ‘Oportunity’. Siapa tahu bisa ikutan mendulang sukses juga dari populeritasnya. Sebagai seorang ahli marketing, Jucelino bener-bener memanfaatkan networking dan partnership. Wah, emang top nih Om Juce! Melihat tekunnya Jucelino memanfaatkan ‘peluang besar’ dari bakatnya, harusnya membuat kita sadar dan tidak mudah termakan bualannya.
Sekarang ini ramalan dijadikan bisnis besar. “Silahkan ketik reg spasi ramal” demikian kata salah satu iklan TV. Di media cetak ada banyak kolom ramalan. Di internet apalagi. Ramalan ibarat bisnis yang ga ada matinya. Namun, jangan bilang ramalan itu dari Iblis. Enak aja si Iblis terus disalahin! Iblis bisa stress tau! Semua ramalan yang dijadikan bisnis oleh peramal populer masa kini kebanyakan adalah karena kreativitas dan kepintaran manusia semata. Atau bahasa sederhananya: tukang tipu! Yah, itulah salah satu cara cepat untuk menjadi kaya bukan?!
Waktu aku masih mahasiswa, aku juga mengetahui Michel Nostradamus (1503-1566) seorang peramal terkenal dari Perancis. Konon, bencana WTC juga diramalkannya. Sehingga waktu WTC roboh, kata ‘Nostradamus’ adalah salah satu keyword yang paling banyak dicari di internet. Menurut Amazon, buku mengenai Nostradamus adalah yang paling banyak dicari waktu itu. Sungguhpun dia sudah tiada selama lebih dari empat abad, namun orang masih membicarakan ramalannya. Karena memang banyak dicari maka dibuat bisnis. Bentuk ramalannya berupa kuatrain atau sajak empat baris. Tidak seperti Jucelino yang merupakan info langsung, Nostradamus membuat makna tersembunyi dalam sajaknya.
Nostradamus ternyata bukanlah seorang peramal sehebat yang dikira karena menurut beberapa sumber di Wikipedia, dia adalah seorang plagiat yang membuat ramalan dengan mencaplok / mencontek / mengutip berbagai karya penulis-penulis klasik lainnya termasuk alkitab (khususnya ramalan tentang akhir zaman). So, karyanya sendiri tidak orisini! Plagiarisme di abad ke-16 tidaklah kentara, berbeda dengan sekarang yang dengan mudah terlacak. Belakangan banyak orang mulai sadar bahwa ketenaran Nostradamus sendiri telah dimanfaatkan oleh para opportunist pencinta bisnis ramalan. Mereka membuat tafsir sajak ramalan Nostradamus dan mempublikasikannya. Namun, semua hanya palsu belaka, dibuat-dibuat dan dihubung-hubungkan dengan kejadian penting dunia masa kini.
Nah kita kembali ke Om Juce. Banyak yang bilang bahwa dia adalah Nostradamus abad ke 21. Ha..ha..kalo Nostradamus aja palsu, berarti Juce juga dong. Gimana sih. Media emang bisa aja, memblow up suatu berita. Namun, walau awalnya berita-berita menaikkan populeritas Juce, namun sekarang berita-berita pula yang menjatuhkannya. My dear friend, ternyata dia tidak sepopuler yang dulu, sebab dia ga bisa terus berlagak tau dan membodohi dunia, ha..ha…banyak orang tidak sebodoh yang dia kira. Ini buktinya, perhatikan hasil google trends berikut:


Ternyata keywords ‘Jucelino Nobrega da Luz’ sudah tenggelam saat ini, tidak lagi dicari orang seperti saat kurun waktu 2006 s.d 2008. Habis sudah Om Juce. Harapanku semoga Om Juce bertobat dan berbalik mencari nafkah yang halal. Amin. Btw, lihatlah ternyata posisi nomer satu dari bahasa pencarian di google adalah Bahasa Indonesia sendiri. Apakah ini tanda bahwa masyarakat kita segitu mudahnya dikelabui orang ‘kreatif’ seperti Jucelino, mari kita renungkan sendiri dan kita doakan bangsa tercinta ini.
Sebagai penutup. Mari kita flash back melihat efek ramalan Jucelino. Awalnya, membaca setiap kengerian peristiwa yang bakal terjadi seperti yang diramalkan Jucelino, membuat banyak orang mawas diri dan mulai mendekatkan diri pada Tuhan. Banyak yang mulai meningkatkan amal, meninggalkan kebejatan dan dosa, mengikrarkan nazar dan berbakti kepada Tuhan, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah yang diramalkan terjadinya musibah. Itu artinya banyak orang takut kepada kematian. Namun, bagi kita orang yang sudah ditebus dan sudah dibenarkan oleh Tuhan, kita tidak perlu takut akan kematian, sebab sudah ada jaminan hidup kekal bagai mereka yang percaya kepada Yesus.
Sebab itu, my dear friends, tinggalkan semua ramalan manusia, cerita nenek tua, kepercayaan kuno dan takhyul. Kalo kamu ingin lebih tahu lebih banyak tentang ramalan, sumber utamanya adalah alkitab, sebab sudah terbukti sebagian besar ramalan di alkitab sudah digenapi. Sebagian kecil lagi tinggal menunggu waktunya. Itu pasti terjadi. Ramalan berikutnya yang bakal segera terjadi adalah kedatangan Yesus kedua kali untuk menjemput setiap orang yang percaya kepada-Nya. Percayalah kepada-Nya, percayalah kepada firman-Nya!
Lebih lanjut bacalah: RAMALAN KEMATIAN
In God’s Plan,
John Jeshurun
DIarsipkan di bawah: @BY REQUEST | Ditandai: RAMALAN MASA DEPAN, Jucelino Nobrega da Luz, RAMALAN Jucelino Nobrega da Luz, RAMALAN JUCELINO, RAMALAN GEMPA BUMI, RAMALAN 2009, RAMALAN PALSU, PENIPUAN DI INTERNET, RAMALAN DI INTERNET, RAMALAN DI MEDIA, DUNIA RAMALAN, BISNIS RAMALAN, RAMALAN INDONESIA, RAMALAN INDONESIA 2009, RAMALAN DI ALKITAB, MENGENAL RAMALAN